Cara Mengatasi Stres Bagi Ibu Bekerja

Cara Mengatasi Stress
Credit Photo: Pexels

Menjadi seorang ibu bekerja merupakan peran yang luar biasa, namun juga bisa sangat melelahkan. Bagaimana tidak, kamu yang merupakan ibu bekerja, selain mengurus rumah tangga juga harus berada di kantor selama 8 jam untuk bekerja. Lalu kembali lagi pulang ke rumah dengan rutinitas ibu rumah tangga yang ibarat tak ada kata berhenti.

Mengatasi tuntutan pekerjaan dan keluarga secara bersamaan seringkali memicu stres. Namun kamu tak perlu terlalu risau memikirkan apa yang akan terjadi di masa depan. Yang terpenting ibu bekerja tidak boleh mengalami stress. Ada beberapa cara efektif untuk mengelola stres agar tetap produktif dan bahagia.

Ketahui terlebih dahulu bahwasanya stres pada ibu bekerja umumnya muncul karena beberapa faktor di bawah ini:
  • Beban ganda
Sebagai ibu bekerja tentu di pundaknya ada beban ganda sekaligus. Mengurus pekerjaan di kantor dan mengurus keluarga di rumah. Dan hal itu dilakukan selama 365 hari berturut-turut. Beban ganda inilah yang kadang membuat ibu bekerja mengalami stress karena seolah tidak ada ruang baginya untuk memikirkan diri sendiri.
  • Kurang waktu istirahat
Jadwal yang padat membuat waktu untuk diri sendiri sangat terbatas. Jangankan terpikir untuk self love, seorang ibu bekerja berusaha untuk bisa memenuhi kebutuhan anak serta suami namun di sisi lain dia berharap mendapat penghasilan dari profesinya sebagai karyawan.

Kurangnya waktu istirahat bagi ibu bekerja sering memicu stress yang ujung-ujungnya bisa menimbulkan penyakit. Ini yang harus diwaspadai bagi ibu bekerja.
  • Perasaan bersalah
Tak jarang ada ibu bekerja yang merasa bersalah harus meninggalkan anak-anak di rumah sementara di sisi lain keluarga harus terpenuhi secara finansial. Meskipun ada suami yang mencari nafkah, seringnya penghasilan istri sangat membantu dalam memenuhi kebutuhan rumah tangga. 
  • Tekanan sosial
Menjadi ibu rumah tangga full ternyata masih ada saja yang nyinyirin ya, akhirnya para ibu memutuskan untuk bekerja demi bisa dihargai oleh lingkungan sekitar. Namun tetap saja setelah bekerja pun, tak jarang ibu bekerja banyak disindir tidak dapat mengasuh anak karena kurangnya waktu. Duh repot juga ya kita hidup di masyarakat yang terlalu julid.

Adanya tekanan sosial terkadang membuat sebagian perempuan yang sudah menikah dan punya anak memutuskan untuk tetap bekerja agar tidak dipandang sebelah mata oleh keluarga maupun lingkungan sekitar. Namun justru tekanan sosial itulah yang menyebabkan ibu bekerja mudah terserang stress.

Tips Mengatasi Stres Bagi Ibu Bekerja

Jadi ibu bekerja harus bahagia, meskipun dia banyak berkorban untuk dirinya agar orang lain bisa bahagia yaitu anak-anaknya. Berikut sedikit tips agar ibu bekerja bisa terhindar dari stress:

1. Prioritaskan Diri Sendiri

Mulai sekarang coba luangkan waktu untuk melakukan hal yang disukai, seperti membaca, berolahraga, atau sekadar bersantai. Ibu bekerja juga perlu istirahat kok dengan tidur yang cukup. Istirahat yang berkualitas sangat penting untuk menjaga kesehatan mental dan fisik. Jangan lupa untuk penuhi gizi seimbang dalam setiap makanan yang kamu konsumsi. 

2. Kelola Waktu dengan Efektif

Rencanakan kegiatan sehari-hari untuk menghindari kebingungan. Tentu saja jika bingung kamu akan mudah stress. Jangan takut meminta bantuan pasangan jika ada pekerjaan rumah tangga yang kamu tidak sanggup untuk melakukannya. Jika ada dana lebih, kamu bisa bayar ART untuk lakukan pekerjaan rumah.

3. Melakukan Manajemen Stres

Lakukan olahraga teratur sebab aktivitas fisik dapat membantu melepaskan hormon endorfin yang meningkatkan suasana hati. Curhatlah dengan orang terdekat apabila ada masalah. Bagikan perasaan Anda dengan pasangan, teman, atau keluarga jika dirasa sudah tidak mampu memendam sendirian.

Ingat, menjadi ibu bekerja adalah sebuah perjalanan. Setiap ibu memiliki tantangan dan cara mengatasi persoalan yang berbeda-beda. Yang terpenting adalah menemukan apa yang paling cocok untuk Anda dan konsisten melakukannya.


Posting Komentar untuk "Cara Mengatasi Stres Bagi Ibu Bekerja"